Constrain Induce Movement Therapy (CIMT) meningkatkan kompensasi.

Fisioterapi dalam penanganan gangguan gerak dan fungsi pada insan pasca stroke banyak yang memanfaatkan metode CIMT karena terbukti mampu dengan cepat meningkatkan kemampuan fungsional insan pasca stroke. CIMT salah satu metode dengan memberikan hambatan gerak pada sisi yang tidak mengalami kelemahan untuk mengoptimalkan sisi yang mengalami ganggua. Pada penelitian dengan sampel 10 orang insan pasca stroke kronis menerapkan protokol CIMT selama 2 minggu menujukkan peningkatan skor kemampuan fungsional dengan menggunakan instrumen ukur Arm Test (ARAT) dan the Upper-Extremity Fugl-Meyer score (FM-UE). akan tetapi peningkatan tersebut di mediasi dengan adanya gerakan kompensasi yang menunrunkan kemampuan kontrol gerak normalnya.

Sumber : http://nnr.sagepub.com/content/27/2/99.short

2 thoughts on “Constrain Induce Movement Therapy (CIMT) meningkatkan kompensasi.

  1. dhaenkpedro berkata:

    @fetiairtama reza : saya setuju dengan penggunaan Fugl-Meyer Assessment tinggal dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan tesnya. FMA sangat efektif pengukuran bagi pasca stroke.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s