Bells Palsy

Pengantar FT pada Bells Palsy

 

Pengeratian : Suatu kelainan pada n. facialis yang menyebbkan kelemahan atau kelumpuhan pada otot di suatu wajah.

Suatu keadaan ketidak simetrisan wajah dikarenakan penurunan fungsi n. facialis yang mengakibatkan ketidak seimbangan kekuatan / aktivitas muscular pada kedua sisi wajah pada kedua.

 

Penyebab : Tidak diketahui

Diduga karena pembengkakan pada saraf wajah akibat infeksi virus

Adanya Penekanan pada n. facialis

Gangguang Metabolik atau kurangnya suplai darah (Oxigen dan nutrisi) pada n. Facialis

 

Nerve injury akibat tekanan

        Tekanan yang terjadi dapat secara singkat atau lama

        Neuropraxia dapat terjadi karena tekanan singkat atau lama yang menyebabkan kerusakan minimal atau tidak ada kerusakan struktur

 

         Neurotmesis

        Terjadi krn axon, schwann cell dan myelin sheat terputus dan terjadi degenerasi

        Saraf banyak mengandung serabut yang jika rusak dpt mengakibatkan tipe lesi yang bermacam-macm sehingga sulit mendiagnosis

         Tekanan yang singkat pada saraf mengakibatkan hilangnya konduksi yang dapat membuat ischemic dan secara cepat reversible

        Contoh : Duduk dengan kaki menyilang dapt mengaibatkan hilangnya konduksi sementara di ibu jari (n. peroneal)

         Kompressi injury yang lebih lama mengakibatkan mechanical displacement nodus of ranvier

         Jika proses penekanan hilang sebelum terjadi perubahan strktur maka akan pulih dalam beberapa minggu.

 

Gejala Klinis

         Bells palsy terjadi secara tiba-tiba beberapa jam sebelum terjadi kelemahan pada otot wajah

         Biasanya terdapat rasa nyeri di daerah mastoid

         Kelemahan otot ringan sampai berat

         Selalu pada salah satu sisi wajah

         Merasa sensasi menurun walaupun sebetulnya sensasi normal

         Sisi wajah dengan kelemahan tampak tanpa ekspresi

         Mengalami kesulitan dalam menutup salah satu mata.

         Kadang mempengaruhi pembentukan ludah, air mata, atau rasa pada lidah

         Kesulitan bercukur karena bibir mencong

         Infalmasi n. VII saraf cranialis

         Diduga infeksi virus yang menyebar

         Umumnya menyerang remaja dan dewasa muda

         Prognosis cukup baik jika penanganan sedini mungkin

         Biasanya pulih dalan 1 – 6 minggu

 

Pemeriksaan

         Anamnesis

        Keluhan utama pasien

         Rasa lemah di sebagian sisi dan disertai adanya rasa nyeri pada belakang telinga

         Paraestasia salah satu sisi wajah

         Inspeksi

        Tampak kelemahan pada wajah

        Wajah tidak simetris

        Ekspresi wajah tidk sama

         Palpasi

        Nyeri tekan pada belakang telinga

        Suhu normal

         Vital Sign

        Blood Preasure

          Normal

        Heart Rate

         Normal

        Respiratory Rate

         Normal

 

Pemeriksaan Fungsi Gerak Dasar

         Aktif

         Pasif

         Tes Isometrik Melawan Tahanan

        Pada ketiga tes tersebut dominan menunjukkan adanya kelemahan.

 

Pemeriksaan Khusus
Pemilihan Tes khusus didasarkan atas hasil temuan pada pemeriksaan sebelumnya

 

        Kekuatan Otot

         MMT pada wajah

        Sensorik

         Dermatom Test

         Myotom Test

        Fungsional

         ADL

         IADL

          

        Laboratorium

         Electro Diagnostik (EMG)

         Kecepatan hantar saraf melemah

Prinsip Intervensi

         Fasilitasi aktif otot wajah

         Dapat diberikan stimulasi electric pada otot yang mengalami kelmahan.

         Mencegah kontraktur atau ischemic otot

         Pemeliharaan fungsi-fungsi pd wajah

         Re-edukasi otot

 

Dilakukan sedini mungkin

         PNF Wajah

         Stimulasi aktifasi saraf wajah

         Latihan fungsi wajah (facial exercise)

         Massage wajah

 

Prognosis

         Umumnya sembuh

        Penanganan dini memberikan prognosis baik

        Tergantung tingkatan patologis / kerusakan yang dialami oleh saraf VII

        Tergantung Daya tahan tubuh terhadap virus.

One thought on “Bells Palsy

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s